PT Rifan Financindo – PALEMBANG – Sejumlah sentimen masih mempengaruhi pergerakan pasar saham pada perdagangan pekan lalu. Tercatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif.

Meski fluktuatif, namun pekan lalu IHSG terus berada di zona merah. IHSG pada penutupan Jumat 17 Februari 2017 melemah 27 poin atau 0,5% ke level 5.350.

Banyak yang berspekulasi bahwa Pilkada menjadi penyebab fluktuatifnya pasar saham, namun Senior Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, Pilkada bukanlah penyebab IHSG melemah. Saat ini, menurutnya pelaku pasar saat ini masih menahan diri sampai emiten merilis laporan keuangan.

“Pasar masih menunggu rilis laporan keuangan. Nanti pasar akan bereaksi pascarilis laporan keuangan. Selain itu, mereka juga cermati sentimen perekonomian global ” jelasnya kepada Okezone belum lama ini.

Reza memberikan contoh beberapa emiten yang telah merilis laporan keuangannya, salah satunya PT Bank Mandiri (Persero). Dia mengatakan ada risiko reaksi negatif dari pasar terhadap Mandiri pascarilis laporan keuangan.

“Kemaren ada rilis dari Mandiri market bereaksi juga terhadap saham tersebut,” jelasnya.

Sebagaimana yang diketahui, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) telah merilis laporan keuangannya pada Selasa (14/2/2017). PT Bank Mandiri (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar Rp13,8 triliun atau turun 32,1% dari akhir tahun sebelumnya. Penurunan laba ini dikarenakan perseroan memperkuat pencadangan menjadi Rp24,6 triliun.

(rzk)

Sumber : Okezone

PT Rifan Financindo