PT Rifanfinancindo – SAMARINDA – Berbagai daerah yang sebelumnya mengalami kekurangan listrik di Kalimantan Timur akan dapat dipenuhi. Hal ini salah satu arahan Menteri BUMN Rini Soemarno kepada seluruh BUMN untuk memberi sambungan listrik dalam memperingati HUT ke-71 RI.

Sinergi BUMN masing-masing PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pupuk Kaltim, dan PT Hutama Karya menyerahkan bantuan senilai Rp3,37 miliar untuk beberapa kegiatan pembangunan di Provinsi Kalimantan Timur.

Menurut Direktur Utama Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra, elektrifikasi rumah tangga yang belum teraliri listrik, HK dan Pupuk Indonesia Group sudah mengantongi rumah-rumah mana saja di Kabupaten Berau yang belum mendapatkan aliran listrik memadai.

?Ada kurang lebih 100 rumah yang terverfikasi belum ada listrik. Setelah ini akan kami tindaklanjuti untuk pengadaannya,? ungkap Putra di Stadion Mulawarman, Kota Bontang, Kaltim, Rabu (17/8/2016).

Sekedar informasi, bantuan itu antara lain untuk program bedah rumah veteran sebesar Rp2 miliar, elektrifikasi rumah warga Rp150 juta, pembuatan MCK Rp500 juta, tempat penitipan anak Rp300 juta, pengadaan air bersih Rp300 juta, dan modal usaha untuk mantan atlet sebesar Rp60 juta.

Bantuan dari program BUMN Hadir untuk Negeri itu diserahkan secara simbolis oleh bersama manajemen BUMN di Kaltim kepada perwakilan penerima usai menjadi inspektur upacara peringatan HUT Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia

“Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri yang dilaksanakan di beberapa daerah di Provinsi Kaltim. Kegiatan ini total ada tujuh program. Semuanya berjalan beriringan dengan pembagian tugas di antara Pupuk Indonesia, Hutama Karya dan Pupuk Kaltim,” tambah Direktur PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat.

Dalam program yang digelar Kementerian BUMN ini, PT Pupuk Indonesia ditunjuk sebagai penanggung jawab kegiatan di wilayah Kaltim, bersama PT Pupuk Kaltim dan PT Hutama Karya.

Untuk seluruh kegiatan yang termasuk dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri di Kaltim, ketiga BUMN tersebut menggelontorkan dana sekitar Rp9,2 miliar.

Aas mengatakan Pupuk Indonesia bersama Pupuk Kaltim dan Hutama Karya berkomitmen untuk menumbuhkan dan memupuk rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air.

“Program-program yang dilaksanakan tidak hanya dalam rangka memperingati HUT RI, tetapi juga sebagai kontribusi BUMN dalam berperan membangun kapasitas nasional,” kata mantan Dirut PT Pupuk Kaltim itu.

Sebelumnya, jelang peringatan ulang tahun Republik Indonesia ke-71 tahun 2016, masyarakat di dua desa di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, yakni Long Bagun dan Ujoh Bilang, segera menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh dari PLN. Hal ini dapat terwujud setelah selesainya pembangunan jaringan listrik 20 kV (kilo Volt) untuk mendistribusikan listrik ke pelanggan yang ada di dua desa tersebut.

?Persiapan demi persiapan saat ini sedang kita rangkai agar semuanya berjalan lancar seperti yang diharapkan semua pihak. Bukan hanya pembangkitnya saja yang harus siap, tetapi juga kesiapan jaringan dan sumber daya manusia untuk menunjang operasi listrik selama 24 jam,? jelas General Manager PLN Wilayah Kalimantan Timur & Utara Tohari Hadiat.

Kedepannya, beroperasinya listrik 24 jam juga akan ditularkan ke desa-desa lain di Kabupaten Mahakam Ulu yang masih belum menyala selama 24 jam. Rencana pembangunan jaringan dan gardu distribusi di desa-desa Kabupaten Mahakam Ulu saat ini tengah dilakukan.

(dni)

Sumber : Okezone