PT Rifan Financindo – TOKYO – Pasar saham Asia menguat hari ini, seiring dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS), setelah laporan pekerjaan Juli yang kuat dari perkiraan mengangkat kepercayaan akan pertumbuhan ekonomi AS dan menaikkan harapan bahwa the Federal Reserve AS bisa menaikkan tingkat suku bunga tahun ini.

Data Departemen Tenaga Kerja AS mencatat nonfarm payrolls Juli naik ke 255.000, sementara untuk Juni direvisi naik ke 292.000, lebih tinggi dari perkiraan para ekonom di 180.000.

“Data pasar tenaga kerja AS yang kuat meningkatkan kemungkinan untuk normalisasi kebijakan moneter oleh The Fed, namun ketidakpastian AS tetap tinggi juga,” kata ahli strategi di Barclays, seperti dilansir dari Reuters, Senin (8/8/2016).

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang, .MIAPJ0000PUS, naik 0,2 persen pada awal perdagangan, setelah naik 0,7 persen pekan lalu. Indeks saham Jepang, Nikkei N225, naik 1,6 persen setelah tergelincir 1,9 persen pekan lalu karena penguatan yen.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,1 persen ke 96,295 dan mendekati level tertinggi mingguannya di 96,522.

(mrt,PT Rifan Financindo)

Sumber : Okezone

IHSG 5.444, Saham GGRM dan BBCA Pimpin Penguatan

PT Rifan Financindo – JAKARTA – Pasar saham Indonesia dibuka masih berjalan dalam zona positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 23 poin atau 0,44 persen ke 5.444.

IHSG mengawali perdagangan dengan transaksi sebesar Rp83,2 miliar dari 76,26 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 5 poin atau 0,62 persen ke 937, Jakarta Islamic Index (JII) naik 3 poin atau 0,41 persen ke 753, indeks IDX30 naik 3 poin atau 0,67 persen ke 506 dan indeks MNC36 naik 1,8 poin atau 0,59 persen ke 309.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat, dengan sektor aneka industri naik hampir 1 persen. Hanya sektor industri dasar yang masih bergerak di zona merah.

Adapun saham-saham yang bergerak di jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 ke Rp68.100, saham PT United Tarctor tbk (UNTR) naik Rp250 ke Rp17.550, dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp 200 ke Rp15.300.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp150 menjadi Rp20.675, saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp125 menjadi Rp15.000, dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp75 menjadi Rp12.350.

(mrt)

Sumber : Okezone