PT Rifanfinancindo – TERNATE – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), mencatat tujuh dari 11 paket ekonomi nasional yang diluncurkan Presiden Jokowi, berkaitan dengan upaya penguatan investasi daerah.

“Kebijakan paket mendorong investasi daerah, otomatis berkontribusi/ berimpliakasi pada penguatan pendapatan daerah. Ini yang kita harapkan ke depan,” kata Sekretaris TAPD Ternate, Said Assagaf di Ternate, Rabu (17/8/2016).

Oleh karena itu, syarat dari pemerintah daerah untuk menyambut tujuh paket ekonomi berkaitan dengan iklim investasi harus dilakukan kemudahan dalam perizinan. Itu harus ada deregulasi dalam rangka menjadi payung hukum.

“Satu hal yang penting adalah kesiapan birokrasi memotong mata rantai birokrasi dalam pelayanan perizinan, dengan demikian langsung atau tidak langsung menciptakan ikllim kondusif investasi di daerah ini,” ujarnya.

Bahkan, kalangan DPRD Kota Ternate, mendorong investasi agar perekonomian daerah ini bergairah, sebab, laju pertumbuhan ekonomi masih lambat, laju pertumbuhan ekonomi tumbuh sebesar 8,55 persen.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi dari Universitas Khairun Ternate, Nurdin Muhammad ketika dihubungi menyatakan, Pemkot Ternate harus menarik investasi masuk ke daerah ini sehingga pertumbuhan ekonomi bergeliat.

Pemkot, menurut dia, harus memberi kemudahan pada investor yang masuk menanam investasi di daerah, sehingga mampu menjaga trend pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja yang terus bertambah di masa-masa mendatang.

“Investasi daerah yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta melalui pembangunan infastruktur, hal ini disebabkan sudah semakin kondusif serta kemudahan dalam pelayanan birokrasi, karena Kota Ternate sekarang telah menjadi pusat pertumbuhan investasi,” ujarnya.

(dni,Rifanfinancindo)

Sumber : Okezone