PT Rifan Financindo – JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah mengurus perizinan 5 perusahaan yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam waktu dekat ini, 5 perusahaan tersebut di antaranya merupakan anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Selain itu, ada beberapa BUMN yang sudah menjadi perusahaan publik akan menerbitkan saham tambahan alias rights issue di Kuartal III-2016. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, mengatakan tengah proses lima perusahaan yang berniat melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

?Saat ini ada lima perusahaan yang IPO, tetapi bisa saya sampaikan walaupun belum bisa mengatakan pihak-pihaknya. Tetapi dari pembicaraan dengan Kementerian BUMN ada beberapa anak usaha BUMN akan di go public-kan. Kemudian ada beberapa BUMN akan menerbitkan rights issue,” ungkapnya di Jakarta.

OJK juga telah mengantisipasi adanya kemungkinan pendaftaran perusahaan yang akan menawarkan saham perdananya ke publik sejak lama. OJK telah menyiapkan beberapa tim peneliti untuk me-review pendaftaran perusahaan yang akan menawarkan sahamnya ke publik dengan skema Initial Public Offering.

?Jadi kalau itu memang masuk antisipasi dari OJK adalah kalau kemudian penyertaan pendaftaran itu masuk pada saat yang hampir bersamaan, nah kita sudah siap dengan tim-tim yang ada dan me-review pendaftaran penyertaan. Kemudian penyertaan pendaftaran itu segera bisa efektif,” kata Nurhaida.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio pernah bilang, kebijakan tax amnesty yang digulirkan pemerintah menjadi momentum tepat untuk menyerap dana repatriasi dengan melalui penawaran saham perdana.

Oleh karena itu, dirinya meyakini target IPO bakal ramai, seperti IPO BUMN. Disebutkan, ada beberapa anak usaha BUMN yang bakal listing di antaranya, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), yaitu WIKA Realty yang berminat IPO, ada juga anak usaha dari PT Pertamina (Persero) yaitu PT Tugu Pratama yang ingin melakukan privatisasi di tahun ini.

(mrt)

Sumber : Okezone