PT Rifan Financindo – PANGKALPINANG – Nilai impor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Mei 2016 turun 2,28 persen atau USD130.000 dari USD5,78 juta menjadi USD5,65 juta. Penurunan nilai impor setara dengan Rp1,7 miliar (nilai tukar rupiah Rp13.200 per USD).

“Penurunan disebabkan turunnya impor nonmigas yang mencapai 79,12 persen, sedangkan impor migas naik 9,68 persen,” papar Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Darwis Sitorus di Pangkalpinang.

Dia mengatakan, dari enam golongan barang pada Mei 2016 hanya dua yang mempunyai nilai impor yaitu golongan mesin/pesawat mekanik USD0,10 juta serta golongan benda-benda dari besi dan baja USD0,04 juta.

“Golongan lainnya tidak ada kegiatan impor sama sekali pada bulan tersebut,” ujarnya. (Baca juga:?Nilai Impor Bali Naik 14,61%)

Sementara itu, periode Januari-Mei 2016 golongan kapal laut dan bangunan terapung memiliki nilai impor sebesar USD3,30 juta, pupuk USD0,80 juta dan mesin/pesawat mekanik USD0,42 juta.

Kemudian golongan benda-benda dari batu, gips dan semen USD0,26 juta, garam, belerang kapur USD0,18 juta, serta golongan karet dan benda-benda dari besi dan baja USD0,10 juta.

Lima negara utama asal impor pada Mei 2016 yaitu Singapura sebesar USD16,3 juta dan berperan 62,02 persen terhadap total impor, Malaysia USD5,78 juta (22 persen), China USD3,25 juta (13,42 persen), dan Belgia UDS0,67 juta (2,56 persen). (kmj)

(rhs)

Sumber : Okezone