RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga nikel melemah 0,7% pada sesi pagi ini ke level 100,35 yuan per metrik ton di bursa Shanghai Futures Exchange di tengah kekhawatiran atas krisis utang Yunani dan penguatan dolar AS. Sedangkan kemarin (26/5/2015), harga komoditas logam ini menguat 1,4% ke level 101,06 yuan per metrik ton.

?Ketika kami membahas Yunani, kami tidak membahas hanya satu negara , namun nilai tukar pada 19 negara,? ujar Naeem Aslam, chief market analyst Avatrade Ltd. sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu. Jika isu tersebut tidak terkendali maka kita akan menghadapi masalah serius, ujarnya menamabahkan. Pada bagian lain, Stok nikel yang tercatat di bursa London naik 1,8% atau berada di level 463.800 ton.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/nikel-berlalik-turun/