RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Laju nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (20/4) pagi hingga siang bergerak melemah 14 poin menjadi Rp 12.864 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 12.850 per dolar AS.? Fluktuasi nilai tukar rupiah masih cukup stabil, data neraca perdagangan Indonesia yang masih berada dalam tren perbaikan cukup mampu menjaga mata uang domestik.? Sementara? Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada tepat di level 5.400 setelah terkena koreksi 9 poin. ?Bursa domestik bergerak ?seiring?? dengan bursa-bursa Asia.? Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 3,88 poin (0,07%) ke level 5.406,76.

Selain itu, ?Bank Indonesia (BI) ?yang mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI rate) di level 7,5 persen juga masih dinilai mampu menahan pelemahan rupiah. ?Sentimen domestik masih menjadi faktor utama bagi rupiah untuk bergerak dalam fluktuasi yang stabil. ?Pelaku pasar uang sedang dibayangi oleh rencana peluncuran bahan bakar jenis baru oleh pemerintah sebagai pengganti premium, situasi ini diperkirakan bisa memicu inflasi jika harga yang ditentukan jauh lebih tinggi dari perkiraan.

Diperkirakan tekanan inflasi akan datang secara bertahap bergantung juga pada kecepatan transisi penggantian premium.? Meski ?demikian, ?kondisi mata uang dolar AS yang sedang dalam tekanan di pasar global, dapat menahan penguatan lebih tinggi terhadap rupiah pada awal pekan ini.? Kurs rupiah masih akan diuntungkan oleh sentimen pelemahan dolar AS di pasar keuangan global.

Dari bursa saham,? sepanjang perdagangan, indeks sama sekali tak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Indeks malah sempat meluncur ke titik terendahnya hari ini di 5.385. Menutup perdagangan Sesi I, Senin (20/4), IHSG turun 22,690 poin (0,42%) ke level 5.387,954. Indeks jatuh semakin dalam akibat tekanan jual.? Sembilan indeks sektoral terkena koreksi, hanya satu sektor yang menguat yaitu sektor konsumer. Saham-saham unggulan jadi sasaran aksi jual.

Mengakhiri?? perdagangan awal pekan? IHSG berkurang 9,841 poin (0,18%) ke level 5.400,803. Sementara Indeks? unggulan LQ45 turun 1,609 poin (0,17%) ke level 937,149.? Transaksi investor asing sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign sell) senilai Rp 310,344 miliar di pasar reguler. Di seluruh pasar, transaksi asing mencatat pembelian bersih (foreign net buy) tinggi senilai Rp 15,075 triliun gara-gara transaksi saham GEMS.

Perdagangan kemarin ?berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 181.997 kali dengan volume 12,682 miliar lembar saham senilai Rp 22,034 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 176 turun, dan 88 saham stagnan.? Nilai dan volume transaksi di lantai bursa hari ini melonjak tinggi setelah adanya aksi tutup sendiri (crossing) saham PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) di pasar negosiasi senilai Rp 14,7 triliun. Transaksi ini difasilitasi broker Sinarmas Sekuritas (DH).

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/nantikan-sentimen-pendukung-pasar-uang-domestik-melambat-3/