Harga minyak mentah berjangka dalam perdagangan Asia hari ini, Rabu (24/9) masih melemah. Ditekan dari data ekonomi yang lemah dan pasar minyak AS masih menunggu laporan persedian.

Di New York Mercantile Exchange, minyak light-sweet berjangka untuk pengiriman bulan November diperdagangkan di $91.67 per barel dan minyak Brent crude di London ICE Futures exchange untuk pengiriman November jatuh $0,10 di level $96.75 barel.

Data ekonomi yang relatif kuat dari AS menjelaskan mengapa dollar Buxx telah naik dalam beberapa pekan terakhir, disebakan karena aliran perdagangan dengan risiko-off terhadap berbagai komoditas.

Pasar minyak yang sudah oversold, harga minyak mentah tidak mungkin untuk memecah di dramatis, tetapi kontrak minyak mentah Brent untuk pengiriman November bisa terus menggiling lebih rendah sesuai dengan tren harga yang menurun.

NYMEX dirumuskan blendstock untuk Oktober dengan patokan kontrak bensin jatuh 87 poin di level $2.6200 per galon, sementara diesel untuk Oktober diperdagangkan di level $2.6750, 82 poin lebih rendah.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/minyak-berjangka-sideways-dari-data-eia/