JAKARTA ? Momentum hari raya lebaran, natal dan tahun baru menjadi berkah bagi PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) untuk meraup keuntungan berlipat ganda.

Maka melihat potensi pasarnya yang masih menjanjikan, perseroan terus mengembangkan ekspansi bisnisnya dan guna memenuhi target bisnis tersebut, perseroan menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp450 miliar yang disiapkan dari kas internal. Capex itu akan digunakan untuk membuka enam sampai delapan gerai baru.

Richard Gibson, Chief Financial Officer LPPF mengatakan, besaran belanja modal itu memang tak jauh berbeda dari tahun lalu yang sebesar Rp500 miliar. Di 2015, perseroan membuka 11 gerai baru dan mencatatkan jumlah gerai sebanyak 142 per Desember 2015.

?Tahun lalu, kami sudah melakukan banyak ekspansi gerai, sehingga, tahun ini pembukaan gerai akan lebih sedikit dari tahun lalu. Tetapi kami tetap melihat peluang-peluang lain untuk ekspansi,” ujarnya di Jakarta.

Dia menuturkan, setiap gerai baru Matahari yang diluncurkan memiliki nilai investasi yang bervariasi, berkisar Rp30 miliar hingga Rp40 miliar. Sepanjang tahun ini, LPPF sudah membuka tiga gerai baru. Gerai-gerai tersebut di antaranya dibuka di Metropolitan Mall Cileungsi, Bogor, dengan area belanja seluas 7.000 meter persegi.

Lalu, perseroan juga sudah membuka gerai di Lippo Plaza, Jambi. Gerai kedua yang diresmikan pada tahun ini menempati area belanja hampir 5.000 meter persegi. Sementara, yang terbaru, perseroan membuka jaringannya di Tanjungpinang City Center. Dengan demikian, sampai saat ini, perseroan sudah memiliki 145 gerai.

LPPF optimistis tahun ini bisa meraih pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar dua digit. Apalagi, LPPF akan mendapat berkah tambahan dari momentum Hari Raya Idul Fitri.

Sekretaris Perusahaan LPPF, Miranti Hadisusilo, mengatakan biasanya saat Lebaran, penjualan LPPF bisa melonjak drastis. Bahkan bisa mencapai 40 persen dari penjualan perseroan. “Sehingga kinerja di semester II diharapkan bisa lebih baik,” imbuhnya.

Pada kuartal I 2016, total penjualan kotor LPPF mencapai Rp3,2 triliun atau naik 13,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perseroan membukukan same store sales growth (SSSG) sebesar 9,4 persen. Sementara, laba bersih LPPF pada periode itu naik 31,8 persen mencapai Rp244 miliar. Belum lama ini, perseroan membuka gerai baru yang ke-144 di Lippo Plaza Jambi.

Corporate Secretary and Legal Director LPPF, Miranti Hadisusilo pernah bilang, gerai yang berlokasi di Jalan Rang Kayo Hitam, Talang Banjar, Kota Jambi tersebut melengkapi kehadiran Matahari yang ke-23 di seluruh wilayah Pulau Sumatra.

?Melihat gaya hidup konsumen saat ini yang semakin meningkat, kami hadir menjawab kebutuhan akan hadirnya tempat berbelanja yang lengkap bagi keluarga Indonesia, khususnya warga Jambi Timur dan sekitarnya,? ujar Miranti.

Ditambahkan, gerai kedua yang diresmikan di 2016 ini menempati area belanja seluas hampir 5.000 m2. Kehadiran gerai ini juga diharapkan mampu memberi dampak positif bagi warga sekitar, khususnya dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 265 orang yang 95 persen berasal dari penduduk lokal.

Adapun setiap gerai baru Matahari yang diluncurkan memiliki nilai investasi yang bervariasi, berkisar antara Rp30 miliar?Rp40 miliar per gerai. Berdasarkan data keuangan sepanjang 2015, total penjualan perseroan mencapai Rp15,9 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp14,4 triliun.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/05/27/278/1399471/matahari-siapkan-capex-rp450-miliar