BANJARMASIN ? Genjot pertumbuhan jumlah investor lokal di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Banjarmasin, Kalimantan Selatan terus berupaya menggandeng investor muda untuk belajar berinvestasi dan mendalami bursa saham Indonesia melalui berbagai pelatihan.

“Kami rangkul mahasiswa untuk lebih dini mengenal investasi agar mereka tidak konsumtif dan mulai menyiapkan diri untuk kemapanan finansial nantinya,” kata Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Banjarmasin M. Wira Adi Brata di Banjarmasin.

Menurutnya, investor muda dan terutama dari kalangan mahasiswa dinilai sangat potensial dan memiliki harapan dapat memperkuat fundamental pasar ke depannya. Mereka, lanjut Wira, diminta untuk menyisihkan dana Rp100 ribu yang akan dibelikan saham di BEI.?Setelah rekening saham jadi, kami akan berkumpul lagi dan mengampanyekan gerakan beli 1 lot saham syariah,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Wira, pihaknya telah melakukan pelatihan terhadap 150 orang mahasiswa Fakultas Studi Islam Prodi Ekonomi Syariah Universitas Islam Kalimantan Banjarmasin. Para mahasiswa tersebut, kata dia, juga diberikan kesempatan untuk membuka rekening saham serentak dalam kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah yang diselenggarakan pada tanggal 10 sampai 11 Juni 2016.

Kegiatan yang diprakarsai Bursa Efek Indonesia Banjarmasin bersama Fakultas Studi Islam Uniska, kata Wira, mendapat respons positif dari Kepala Regional 9 OJK Agus Priyanto.?Sosialisasi dan edukasi di kalangan mahasiswa menjadi harapan makin bertumbuhnya investor-investor muda di Kalsel dan menambah literasi keuangan, khususnya Pasar Modal di Kalsel, ” kata Agus.

Kegiatan tersebut juga turut melibatkan pembicara dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalsel untuk menjelaskan landasan fikih dan pandangan Islam terkait dengan investasi Pasar Modal Syariah. Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia Kalimantan Selatan membuka Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS) yang bakal diikuti 150 orang.

SPMS yang digelar pada bulan Ramadan 1437 Hijriah merupakan salah satu upaya BEI untuk terus melaksanakan kegiatan edukasi kepada masyarakat.?Momentum Ramadan justru menjadi penyemangat untuk mengkaji dan mendalami investasi yang sesuai syariah. Untuk itu, kami akan menggelar Sekolah Pasar Modal Syariah,” katanya.

Dalam kegiatan SPSM tersebut dibahas, beberapa hal seperti dasar-dasar hukum Islam dalam pasar modal syariah, bagaimana cara berinvestasi secara syariah di pasar modal, dan bagaimana cara memilih saham-saham syariah.

(mrt)

Sumber : Okezone