JAKARTA – Masa-masa sulit perekonomian pada 2015 berhasil dilalui dengan baik oleh PT Bank OCBC NISP Tbk. Pada tahun ini, Presiden Direktur dan CEO Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengaku optimis akan mencatatkan laporan kinerja keuangan lebih baik dibandingkan 2015.

“Secara overall, di 2016 akan lebih baik pada 2015. Rencana kami pinjaman kredit naik 20 persen,” ucap Parwati saat acara IDX Channel, Jakarta, Senin (29/2/2016).

Tercatat, OCBC NISP membukukan kenaikan kredit 26 persen menjadi Rp85,9 triliun di 2015, dibandingkan 2014 yang hanya Rp68,3 triliun.

Parwati menjelaskan, pertumbuhan kinerja pada 2015 mencerminkan bisnis Bank OCBC NISP tetap tumbuh dengan solid, di tengah kondisi global dan domestik yang penuh tantangan. Pertumbuhan kinerja yang berkesinambungan dan berkualitas ini adalah hasil dari perbaikan proses dan koordinasi kerja yang menyeluruh serta perbaikan infrastruktur.

“Kami optimis dan siap menghadapi persaingan serta tantangan kondisi perekonomian di 2016. Kami terus melakukan inovasi untuk memberikan yang terbaik bagi para stakeholder,” terangnya.

Menurut Parwati, sebagai bank lokal, namun Bank OCBC NISP mempunyai kemampuan internasional. Pada 2016, pihaknya akan meningkatkan sesuai standar internasional.

“Paling besar PR kita tentang suku bunga, peningkatan efisiensi, karena margin perbankan di Indonesia enak, ke depannya margin turun. Itu paling sulit. Tapi harus dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk rencana akuisisi maupun merger, OCBC NISP masih belum mendapatkan ‘jodoh’ yang tepat.

“Selama beberapa tahun, kami buka merger dan akuisisi, tapi belum ada jodohnya,” tukasnya.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/29/278/1323710/lebih-baik-di-2016-ocbc-nisp-targetkan-kredit-naik-20