RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perusahaan maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC), ?anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk, PT ?Citilink Indonesia membukukan laba bersih sebesar USD 862 ribu atau Rp 11,2 miliar pada kuartal I-2015, melonjak dibanding periode yang sama tahun 2014 yang merugi sebesar USD 14,8 juta atau Rp 192 miliar.

Menurut President & CEO?Citilink Indonesia Albert Burhan dalam keterangan tertulisnya, ?perseroan telah mencetak rekor prestasi tersendiri yang belum dapat dicapai oleh maskapai lainnya di kawasan Asia Tenggara. Secara umum, maskapai penerbangan baru memerlukan waktu lama untuk mencapaiprofitability.?? Pada kuartal I-2015, ?perseroan meraih pendapatan usaha USD 107,23 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun (dengan kurs Rp 13.000 per dolar AS). Pendapatan tersebut naik 38% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, aset Citilink juga meningkat dari USD 166,7 juta (Rp 2,2 triliun) menjadi USD 185,5 juta (Rp 2,4 triliun). Sedangkan ekuitas yang dimiliki Citilink menjadi positif, yaitu sebesar USD 8,2 juta atau Rp 106,6 miliar dari sebelumnya yang mengalami defisiensi modal.? Kinerja operasional kuartal I, yakni selama periode Januari hingga Maret 2015 Citilink berhasil menerbangkan 2,08 juta penumpang atau naik 32,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 1,57 juta penumpang.

Untuk diketahui, frekuensi penerbangan maskapai LCC tersebut meningkat dari rata-rata per bulan pada kuartal I-2014 sebanyak 3.828 menjadi 4.764 frekuensi terbang pada kuartal I-2015, atau naik 24,5%.? Tingkat isian penumpang (seat load factor/ SLF) mengalami peningkatan dari 76,0% menjadi 80,3% pada kuartal I-2015.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/kuartal-pertama-citilink-indonesia-bukukan-laba-berish-usd-862-ribu/