PT Rifan Financindo – JAKARTA – Usai membahas RAPBN 2017 di Badan Anggaran (Banggar), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi XI kembali melanjutkan rapat pembahasan RAPBN 2017 dengan pemerintah hari ini.

Acara yang semestinya dimulai pada pukul 10.00 WIB di tunda karena Komisi XI terlebih dulu melakukan rapat internal secara tertutup. Untuk itu, rapat dimulai pada pukul 14.00 WIB.

Pantauan Okezone, Kamis (14/7/2016), telah hadir dalam rapat Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Kepala BPS Suryamin, dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.

Dalam rapat sebelumnya, Kementerian Keuangan diwakili Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara menjabarkan detail asumsi makro kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Hal menarik dalam penjabaran dalam rapat kemarin adalah asumsi pertumbuhan ekonomi 2017 yang mencapai hingga 5,9 persen.

“Pertumbuhan ekonomi ini kita yakin ini titik balik dan bisa meningkat,”kata Suahasil di ruang rapat Banggar.

“Konsumsi juga telah bergerak karena pembangunan infrastruktur,”tambah dia.

Melansir data Kementerian Keuangan, berikur adalah detail asumsi makro dalam postur RAPBN 2017 yang diajukan pemerintah untuk dibahas bersama DPE

1. Pertumbuhan Ekonomi

APBNP 2016 : 5,2 persen

RAPBN 2017: 5,3 hingga 5,9 persen

2. Inflasi

APBNP 2016 : 4 persen

RAPBN 2017 : 3 sampai 5 persen

3. Nilai Tukar Rupiah

APBNP 2016 : Rp13.500 per USD

RAPBN 2017 : Rp13.650 hingga Rp13.900 per USD

Pembahasan dengan Komisi XI DPR : Belum Dibahas

4. Suku Bungan SPN 3 Bulan

APBN 2016 : 5,5 persen

RAPBN 2017 : 5 persen hingga 6 persen

Pembahasan dengan Komisi XI DPR : Belum Dibahasw

5. ICP (Harga Minyak Mentah Indonesia)

APBNP 2016 : USD40 per barel

RAPBN 2017 : USD35 sampai USD45 per barel

Pembahasan dengan Komisi XI DPR : Belum Dibahas

6. Lifting Minyak Bumi

APBNP 2016 :820 ribu barel per hari

RAPBN 2017 : 740 sampai 760 ribu barel per hari

Pembahasan dengan Komisi VII DPR RI : 760 hingga 800 ribu barel per hari

7. Gas

APBNP 2016 : 1.150 ribu barel serata minyak per hari

RAPBN 2017 : 1.050 sampai 1.150 ribu barel setara minyak per hari

Pembahasan dengan Komisi VII DPR RI : 1.150 sampai 1.500 ribu barel per setara minyak per hari.

(rzy)

Sumber : Okezone