Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi, melemah 26 poin menjadi Rp 12.192 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 12.166 per dolar AS.? Masih adanya faktor negatif dari sisi fundamental ekonomi global dan politik di dalam negeri membuat laju mata uang rupiah tertahan sehingga kembali berada dalam area negatif.

Dari eksternal, ?bank sentral Eropa (ECB) yang cenderung mendukung kebijakan moneter secara agresif mengembalikan tren penguatan dolar AS yang beberapa hari terakhir ini sempat mengalami koreksi.? ECB bersiap untuk mengambil stimulus moneter tambahan untuk menahan ancaman deflasi di kawasan Eropa.? Dari dalam negeri, pelaku pasar saham asing yang cenderung kembali melakukan aksi lepas mendorong permintaan dolar AS meningkat di dalam negeri sehingga menekan mata uang domestik.

Masih adanya faktor negatif dari sisi fundamental dan politik dapat meredakan sentimen penguatan rupiah pada hari ini. ??Sementara itu, pelemahan rupiah masih cenderung terbatas menyusul belum adanya kepastian waktu bank sentral AS (the Fed) untuk menaikkan suku bunganya.? Kurs Rupiah pun masih memiliki peluang kenaikan, dan diharapkan juga Bank Indonesia (BI) ?dapat menjaga fluktuasi mata uang domestik tidak terlalu lebar.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/jumat-siang-rupiah-melemah-ke-posisi-rp-12-192-usd/