PT Rifan Financindo – TERNATE – Menjelang hari raya Idul Fitri 1437 Hijriyah nasabah Kantor Pegadaian Ternate, Maluku Utara mengalami peningkatan hingga 40 persen yang akan menggadaikan barang berharga.

“Bahkan yang paling meningkat adalah sejumlah pembisnis yang melakukan pinjaman untuk kebutuhan bisnis menjelang Idul Fitri,” kata Kepala Pegadaian Kota Ternate, Sirman di Ternate, Selasa.

Bahkan, untuk pegadaian tetap ada peningkatan, karena saat ibadah Ramadan, apalagi di daerah-daerah mayoritas muslim itu pengaruhnya besar sekali untuk menggadaikan berbagai barang berharganya seperti di seluruh kabupaten/kota di Malut.

Selain itu, dengan meningkatnya volume pekerjaan yang padat, hal ini juga berpengaruh pada omzet pendapatan, karena banyak juga pelaku bisnis musiman yang membutuhkan dana yang cukup besar untuk menjalankan usahanya saat Ramadan dan Idul Fitri.

Menurut dia, para nasabah melakukan pinjaman kepegadaian, karena sejumlah pelaku musiman ini mereka harus melakukan pemasanan dari luar kota Ternate dan untuk dijual lagi kepada pedagang kecil.

Sedangkan, untuk tingkat pegadaian berupa mas itu tidak terlalu banyak dan kebanyakan yang melakukan pegadaian berupa mas, tingkat kebutuhannya yang kecil saja bukan untuk bisnis dan lainnya.

“Kami prediksi kalau peningkatan berada di kisaran 40 persen dan pegadaian tetap menyediakan permintaan nasabah selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri tahun ini,” katanya.

Sedangkan, untuk aktivitas jasa pengiriman barang dari dan ke Ternate dalam sepekan terakhir menjelang lebaran Idul Fitri meningkat tajam.

Kepala Cabang JNE Express Malut, Khalik Tjan misalnya, ketika dihubungi secara terpisah mengakui pengiriman barang melalui jasa JNE di Malut cukup tinggi yakni mencapai 25 hingga 30 persen, namun, angka tersebut tak seperti tahun lalu.

Bahkan, tahun lalu geliat pengiriman barang keluar Malut cukup tinggi, dikarenakan wilayah Malut, khususnya kota Ternate diterpa musim batu akik.

“Tetapi, kali ini sudah menurun dan yang mendominasi pengiriman saat ini hanya bahan makanan dan pengiriman ini untuk anak-anak dari si pengirim yang sementara berkuliah di luar Malut, adapaun wilayah yang menjadi sasaran pengiriman yakni, Jogja, Surabaya, Makassar, Bandung, dan Jakarta,” katanya.

(rzy)

Sumber : Okezone