PT Rifan Financindo – JAKARTA – PT Japfa Santori Australia Pty. Ltd, entitas usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk telah menyelesaikan transaksi penjualan atas peternakan riveren dan interway kepada Lavington Pty. Ltd.

Sekretaris Perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Maya Prajono dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menuturkan, peternakan Riveren dan Inverway adalah bagian dari program pembiakan sapi potong perseroan yang melakukan pasokan terhadap usaha penggemukan sapi potong perseroan di Indonesia.

Perseroan memilih untuk melakukan pembiakan di dalam negeri untuk kebutuhan pasar di Indonesia.

?Transaksi ini merupakan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan investasi sebagai akibat pulihnya usaha peternakan di Australia,” ujar Maya.

Transaksi ini diperkirakan tidak memiliki dampak material terhadap perseroan mengingat sejauh ini perseroan (lewat anak usaha yang dimiliki sepenuhnya, PT Santoso Agrindo) hanya melakukan impor sapi dari peternakan Riveren dan Inverway dalam jumlah kurang dari 10 persen dari seluruh sapi yang diimpornya.

Dia menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi serta tidak memiliki unsut benturan kepentingan. Lavington merupakan anak perusahaan dari Hancock Prospecting Pty. Ltd suatu perusahaan yang didirikan di Australia.

Belum lama ini, perseroan dan firma investasi KKR mengumumkan kemitraan kerjasama. Investasi senilai lebih dari USD80 juta dari KKR akan mendukung upaya Japfa untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memenuhi permintaan pasar atas unggas dan protein yang terus meningkat.

Deputy Head of Corporate Finance Japfa Comfeed Indonesia, Putut Djagiri menyoroti harapan positif di industri agrifood.

“Ada peluang besar untuk perkembangan yang berkelanjutan di industri agrifood Indonesia. Hal ini yang didorong oleh kuatnya pertumbuhan struktural konsumsi protein,” ujarnya.

Daging unggas, kata dia, kini menjadi pilihan utama masyarakat disebabkan harganya terjangkau, preferensi diet konsumen, dan peningkatan penetrasi pasar. Dengan 40 tahun pengalaman dan tim manajemen yang kuat, perusahaan siap berpartisipasi untuk memperkuat ketahanan pangan tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia.

(dni)

Sumber : Okezone