TOKYO ? China semakin bergerak agresif untuk menjaga nilai tukar yuan. Salah satu upaya China adalah dengan melepas kepemilikan cadangan devisa berdenominasi dolar Amerika Serikat selama tiga bulan terakhir. Walhasil, cadangan devisa China terkuras tiga bulan berturut-turut.

“Ini merupakan akumulasi cadangan devisa China pada dekade pertama abad ke-21. Ini (besarnya cadangan devisa) juga mengisyaratkan mata uang China mengalami under valued dan cadangan devisa telah over valued,? ujar PNC Financial Services Group Bill Adams melansir Reuters, Minggu (8/2/2016).

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dirilis oleh Wall Steet Journal, cadangan devisa China telah berkurang sebesar USD99,5 miliar pada Januari 2016. Akibatnya, cadangan devisa China pun hingga akhir Januari telah menyusut hingga USD3,23 triliun.

Namun, hingga saat ini cadangan devisa China masih menjadi yang terbesar di dunia. Besarnya cadangan devisa ini merupakan senjata terakhir bagi China untuk memulihkan perekonomian yang sempat melemah dalam beberapa tahun terakhir.

?Ada kemungkinan besar bahwa Bank Sentral China akan menghabiskan cadangan devisa untuk mempertahankan nilai mata uang yang dinilai terlalu tinggi dalam waktu dekat. Bank of China kemungkinan akan memperluas perdagangan mata uang dan mengizinkan dolar Amerika Serikat keluar beberapa bulan mendatang,? pungkas Adams.(rai)

(rhs)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/08/20/1307087/jaga-yuan-china-lepas-cadangan-devisa-usd99-5-miliar