RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perundingan nuklir antara Iran dan enam negara besar sedang memasuki fase penentuan, tapi seorang diplomat senior AS memperingatkan bahwa ?masalah besar? masih belum terselesaikan dalam negosiasi tersebut.

Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius, mengatakan saat sekembalinya beliau ke Wina bahwa ia mengharapkan negosiasi, yang telah berlangsung selama lebih dari dua minggu di ibukota Austria, untuk dituntaskan segera.

?Saya berharap bahwa kita memasuki ke tahap terakhir dari negosiasi maraton ini. Saya percaya bahwa kita bisa, ? ujarnya kepada wartawan.

Seorang pejabat Rusia menegaskan bahwa Menteri Luar Negeri, Sergei Lavrov, merencanakan untuk kembali ke Wina pada hari Minggu. Dia memperkirakannya pada Minggu sore. Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, juga dilaporkan bergabung dengan pembicaraan di waktu mendatang, meningkatkan ekspektasi bahwa kesepakatan akhir dapat selesai.

Namun seorang pejabat senior AS mengecilkan spekulasi kesepakatan yang akan memblokir jalan Iran untuk senjata nuklir dengan imbalan mengangkat sanksi internasional yang ketat.

?Kami tidak pernah berspekulasi tentang waktu apa pun selama negosiasi ini dan kami tidak akan mulai sekarang, terutama mengingat kenyataan bahwa masih ada isu utama yang harus diselesaikan dalam pembicaraan ini,? kata pejabat itu.

Iran dan enam kekuatan: AS, Inggris, Rusia, Tiongkok, Jerman, dan Perancis telah bertemu di tingkat kementerian di Wina selama 16 hari ketika mereka mencoba untuk membuka lebih dari satu dekade upaya diplomatik untuk menjamin bahwa program nuklir Iran tidak mengancam pihak manapun.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/iran-masih-punya-masalah-yang-belum-selesai/