PT Rifan Financindo – JAKARTA – Indonesian Petroleum Association (IPA) mendatangi Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar. Pertemuan ini dilakukan seiring dengan pergantian Menteri ESDM beberapa waktu lalu.

Vice President IPA Ignatius Tenny Wibowo mengatakan, pertemuan ini bertujuan untuk bertemu sekaligus berkenalan dengan menteri yang baru dilantik dua minggu tersebut. Selain itu, dia mengatakan mereka saling bertukar pikiran mengenai kondisi industri minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia.

“IPA secara keseluruhan hanya memperkenalkan diri, cerita mengenai kondisi industri, mendengar proyek dari beliau,” ucapnya usai pertemuan di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Salah satu poin yang dibicarakan katanya adalah terkait usulan IPA yang ingin pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79/2010 tentang Biaya Operasi yang Bisa Dikembalikan dan Perlakuan Pajak Penghasilan di Bidang Usaha Hulu Migas. Tujuan usulan revisi adalah agar mampu kembali menggairahkan industri migas di Indonesia.

“Itu salah satu yang kami bahas juga, salah satu supaya ada beberapa perbaikan supaya industri bisa lebih bergerak lagi terutama dalam industri seperti ini,” jelasnya.

Dia melanjutkan, usulan yang disampaikan oleh IPA adalah untuk merevisi beberapa poin PP tersebut. Akan tetapi, dia enggan menyebutkan poin-poin apa saja, yang terpenting tidak lagi menghambat usaha di bidang hulu migas.

“Ya bagaimana PP 79/2010 itu memengaruhi bisnis oil dan gas di Indonesia. Ini agak mendetail, tapi beberapa principal itu kembali ke pre, GR 79,” sebutnya.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas soal anjloknya harga minyak dunia. Menurutnya, Menteri ESDM juga telah mengamati pergerakan harga minyak mentah dunia selama ini.

“Beliau sudah punya gambaran, beliau bukan orang baru di industri, beliau sudah punya gambaran yang cukup mendalam juga, tinggal sharing. Ini meeting pertama, jadi enggak begitu spesifik ke banyak masalah,” katanya.

“Beliau mendengarkan semua concern, minta waktu untuk mendalami lebih jauh dan ingin bekerja sama dengan IPA juga which is our intensive juga, bagaimana kita bisa memajukan industri oil dan gas di Indonesia,” tambah dia

(mrt)

Sumber : Okezone