PT Rifan Financindo – JAKARTA – Guna turut menyukseskan program tax amnesty, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengeluarkan beberapa insentif untuk perserta tax amnestyyang ingin menempatkan dananya di pasar modal. Ada beberapa insentif yang ditawarkan seperti diskon biaya crossing saham, relaksasi tender offer hingga diskon 50 persen biaya pencatatan saham.

Namun insentif tersebut sepertinya masih sepi peminat. Padahal periode pertama program tax amnesty dengan denda bunga yang paling rendah sudah hampir habis bulan ini.

“Kita belum dapat datanya sih berapa yang menggunakan itu (crossing saham). Biasanya kan orang Indonesia itu hobinya last minute. Sekarang yang manfaatkan masih sedikit,” kata Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (16/9/2016).

Bahkan BEI melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) justru menurunkan target emiten baru tahun ini dari 35 emiten baru jadi 25 emiten. Padahal BEI telah memberikan diskon biaya listing fee hingga 50 persen.

“Kalau pertimbangan orang mau go public itukan enggak cuma masalah fee, banyak pertimbangan lain. Kalau perusahaan besar fee bukan masalah besar, ada pertimbangan lain,” pungkasnya.

(dni)

Sumber : Okezone