PT Rifan Financindo – Palembang – Pasar saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, memulai minggu ini di tengah tekanan adanya shutdown pemerintah Amerika di hari ketiga. Investor pun juga mencermati merger perusahaan multi-miliar.

Para senat di Amerika akan memberikan suara, menyusul upaya yang gagal oleh Demokrat dan Republik mencapai kesepakatan pada hari Minggu kemarin, dalam rangka mendanai operasi pemerintah.

Indeks Dow Jones turun 48 poin atau 0,18% dengan 17.075 sahan berpindah tangan, indeks S&P 500 turun 2 poin atau 0,07% dengan 85.984 saham diperdagangkan dan indeks Nasdaq 100 turun 3,25 poin atau 0,05% dengan 21.978 saham diperdagangkan.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor tertinggi mereka akhir pekan kemarin, karena investor mengabaikan ancaman shutdown dan fokus pada pendapatan kuartalan yang optimis.

Dari 53 perusahaan di indeks S&P 500 yang dilaporkan pada akhir pekan kemarin, sebanyak 79,2% telah melampaui perkiraan pendapatan.

Minggu ini investor akan fokus pada data ekonomi, guna mencermati kesehatan ekonomi selama kuartal keempat, dengan jumlah pertumbuhan PDB dan inflasi sesuai target Fed.

(mrt)

 

PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Palembang – Pasar saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, memulai minggu ini di tengah tekanan adanya shutdown pemerintah Amerika di hari ketiga. Investor pun juga mencermati merger perusahaan multi-miliar.

Para senat di Amerika akan memberikan suara, menyusul upaya yang gagal oleh Demokrat dan Republik mencapai kesepakatan pada hari Minggu kemarin, dalam rangka mendanai operasi pemerintah.

Indeks Dow Jones turun 48 poin atau 0,18% dengan 17.075 sahan berpindah tangan, indeks S&P 500 turun 2 poin atau 0,07% dengan 85.984 saham diperdagangkan dan indeks Nasdaq 100 turun 3,25 poin atau 0,05% dengan 21.978 saham diperdagangkan.