JAKARTA – Pada saat pertemuan tete a tete antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PM David Cameron, di ruangan terpisah disepakati dan ditandatangani sejumlah perjanjian kerjasama di berbagai bidang. Perjanjian kerjasama yang ditandatangani kedua negara merupakan bentuk capaian yang diperoleh dari kunjungan resmi Presiden Jokowi ke Inggris.

Ada lima nota kesepahaman yang ditandatangani kedua negara, yaitu MoU Kerja sama industri-industri kreatif, MoU kerja sama pendidikan tinggi, MoU kerjasama informasi dan pengalaman dalam menyelenggarakan event olahraga dunia, dan pengaturan tentang kerjasama kelautan dan perikanan serta MoU antara PT Garuda dengan airbus dan roll royce.

Seperti yang disampaikan Tim Komunikasi Presiden, Jakarta, Rabu (20/4/2016), MoU tersebut ditandatangani oleh Menlu RI Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Dirut Garuda Indonesia, M Arif Wibowo.

?[Baca juga: Klub Inggris Sering Jadi Sumber ‘Pertengkaran’ Keluarga]

MoU kerja sama informasi penyelenggaraan event olah raga dunia, memberikan kerangka untuk berbagi pengalaman dan informasi antara lain dalam strategi dan program untuk memaksimalkan pengembangan perdagangan, meningkatkan peluang bisnis, formulasi perencanaan dan investasi yang diharapkan dapat diperoleh dari penyelenggaraan event olahraga dunia.

MoU lainnya, di bidang kerja sama industri kreatif membuka kesempatan untuk kerjasama lebih erat dalam peningkatan kapasitas dan pengembangan keahlian melalui pendidikan dan latihan bagi industri kreatif. Selain itu, dengan MoU ini bisa jadi pijakan untuk pengembangan model pembiayaan ekonomi kreatif termasuk sumber pembiayaan dan investasi dan menekankan pentingnya pengembangan jaringan kota-kota kreatif.

Pemerintah Indonesia dan Inggris juga menyetujui MoU kerja sama pendidikan tinggi yang diharapkan dapat membantu peningkatan pengembangan pendidikan di masing-masing negara. MoU ini juga dimaksudkan untuk mendorong pengembangan program bilateral antar lembaga pendidikan tinggi kedua negara dengan prinsip saling menguntungkan serta menyediakan beasiswa bagi pelajar kedua negara.

?[Baca juga: Presiden Hadiri Pertemuan Pimpinan Perusahaan Keuangan Eropa]

Satu lagi kesepakatan antar pemerintah adalah pengaturan untuk kerja sama kelautan dan perikanan. Nota kesepahaman ini merupakan turunan dari MoU kerjasama maritim antar kedua negara yang ditandatangani di Jakarta, 27 Juli 2015 lalu. MoU ini membuka kerjasama pada sejumlah bidang antara lain informasi untuk pemberantasan IUU fishing, riset kelautan dan perikanan, konservasi keanekaragaman hayati, sistem manajemen perikanan dan peningkatan kapasitas SDM. Selain itu juga telah didirikan sebuah komite kerja teknis untuk membicarakan lebih lanjut kerja sama ini.

Sedangkan nota kesepahaman kerjasama yang ditandatangani antara Garuda Indonesia dengan Airbus dan Rolls Royce menekankan pengembangan kemampuan (skills development) sehingga Garuda Indonesia mempunyai kemampuan untuk merawat engine RR Part serta mengembangkan kapabilitas Garuda Maintenance Facilty ( GMF) sehingga mampu merawat engine RR yang lebih besar dan luas.

(rai)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/04/20/320/1367591/indonesia-inggris-jalin-kerjasama-di-bidang-kreatif-maritim-dan-penerbangan