PT Rifan Financindo – JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum non migas atau indeks grosir di Agustus 2016 naik sebesar 0,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sasmito menjelaskan, sektor pertanian sebesar 2,76 persen, sektor pertambangan dan penggalian turun 0,34 persen, sektor industri naik 0,10 persen, kelompok barang impor nonmigas naik 0,12 persen dan kelompok barang ekspor non migas turun 1,35 persen.

Dengan demikian perubahan IHPB non migas di sepanjang 2016 adalah sebesar 7,45 persen dan perubahan IHPB yoy sebesar 10,34 persen.

“Pada Agustus 2016, sektor pertanian merupakan penyumbang andil dominan pada perubahan IHPB, yaitu 0,53 persen. Sektor pertambangan dan penggalian andil sebesar 0,53 persen,”ujarnya di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Sasmito menambahkan, pada IHPB Agustus 2016 beberapa komoditas juga mengalami kenaikan harga. Seperti sawi, cabe merah, cabe rawit, telur ayam buras, ikan beku, timah plastik, dan barang dari plastik impor, dan mesin atau peralatan listrik ekspor.

Di sisi lain, IHPB Bahan Bangunan yang terdiri dari lima kelompok jenis bangunan pada Agustus 2016 secara umum mengalami kenaikan sebesar 0,13 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Agustus 2016 semua produk mengalami kenaikan kenaikan.

Misalnya seperti kelompok bangunan pekerjaan umum untuk pertanian mengalami kenaikan paling tinggi sebesar 0,29 persen. Kelompok bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal naik 0,17 persen.

“Kemudian kelompok bangunan pekerjaan umum untuk jalan, jembatan, dan pelabuhan 0,05 persen, kelompok bangunan dan instalasi listrik, gas, air minum, dan komunikasi 0,03 persen, dan kelompok bangunan lainnya 0,16 persen,? ujarnya.

(rzy)

Sumber : Okezone