PT Rifan Financindo – JAKARTA – Referendum Brexit dikhawatirkan akan menyebabkan ketidakpastian dan meningkatkan risiko bagi perekonomian Amerika Serikat (AS). Meski begitu, International Monetery Fund (IMF) mengatakan sejauh ini data-data di Amerika cenderung mengabaikan dampak dari Brexit.

IMF menilai Brexit telah menyebabkan penguatan dolar AS sekira 1 persen, sementara pasar saham juga sudah pulih dari kerugian yang terjadi tepat setelah pemungutan suara di Inggris. Para investor memang memilih kabur ke aset safe-haven seperti US Treasuries, telah membuat yield mengalami penurunan serta biaya rumah dan pembiayaan usaha juga merosot.

“Efek pada pertumbuhan ekonomi (Amerika) nampaknya tidak ada,” kata kepala analis IMF untuk Amerika Serikat, Nigel Chalk, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (13/7/2016).

IMF pun mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi Amerika menjadi 2,2 persen di 2016 dan 2,5 persen pada 2017, yang dikeluarkan sehari sebelum referendum Inggris.

Sementara volatilitas pasar keuangan dan penguatan lebih lanjut dari dolar AS mewakili risiko penurunan pertumbuhan AS. IMF melihat risiko kenaikan harga minyak, menjadi efek positif pada konsumsi dan mengurangi investasi pada kilang minyak.

Namun, IMF mengatakan risiko downside lebih kompleks dan berbahaya adalah karena tingkat pertumbuhan potensial mungkin lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, dengan output kesenjangan yang lebih kecil.

“Jika benar, ini berarti ekonomi AS bisa melawan keterbatasan kapasitas yang akan memperlambat pertumbuhan dan menghasilkan tekanan inflasi domestik dengan spillovers global yang negatif,” tulis.

Dewan IMF direksi menekankan perlunya Washington untuk mengambil berbagai tindakan untuk mengatasi tantangan jangka panjang, termasuk meningkatkan belanja infrastruktur dan kesepakatan mengenai reformasi imigrasi berbasis keterampilan.

(mrt)

Sumber : Okezone

Harga Emas Antam Turun Tajam Rp10 Ribu

PT Rifan Financindo – JAKARTA – Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) memperpanjang koreksiya. Harga emas Antam 1 gram turun lagi Rp10 ribu menjadi Rp612.000 dari sebelumnya Rp622.000.

Melansir logammulia, Rabu (13/7/2016), harga buy back pun mengalami penurunan menjadi Rp552.000 per gram. Sementara harga emas ukuran 2 gram adalah Rp1.184.000, 2,5 gram dibanderol Rp1.470.000 dan 3 gram Rp1.758.000.

Selanjutnya, harga emas ukuran 4 gram dan 5 gram, masing-masing dibanderol Rp2.332.000 dan Rp2.915.000. Lalu ukuran 10 gram Rp5.755.000.

Emas ukuran 25 gram Rp14.250.000, 50 gram Rp28.350.000 dan 100 gram Rp56.525.000. Selanjutnya, emas ukuran 250 gram dihargai Rp140.925.000 dan 500 gram Rp281.475.000.

Sementara untuk produk batik 10 gram di harga Rp6.205.000 dan ukuran 20 gram seharga Rp11.990.000. Sedangkan untuk edisi natal 5 gram yakni Rp2.940.000 dan 2 gram sebesar Rp1.209.000

Untuk emas kemasan edisi Idul Fitri, tersedia dalam ukuran 1, 3 dan 5 gram. Dengan harga Rp687.000, Rp1.259.000 dan Rp2.990.000.

(mrt)

Sumber : Okezone