JAKARTA – Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengaku pertumbuhan ekonomi global akan mengecewakan pada 2016.

Lagarde mengatakan prospek kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS) dan perlambatan ekonomi di China berkontribusi terhadap ketidakpastian dan risiko yang lebih tinggi dari kerentanan ekonomi di seluruh dunia.

Selain itu, pertumbuhan perdagangan global telah melambat jauh dan penurunan harga komoditas membuat masalah bagi ekonomi dunia. Sedangkan sektor keuangan di banyak negara juga dinilai masih memiliki kelemahan dan risiko keuangan meningkat di pasar negara berkembang.

“Semua itu berarti pertumbuhan global akan mengecewakan dan tidak merata di 2016,” kata Lagarde melansir CNBC, Senin (4/1/2016).

Dia mengatakan, normalisasi kebijakan moneter AS dan pergeseran ekonomi China yang dipimpin pertumbuhan konsumsi memang diperlukan dan merupakan perubahan yang sehat. Akan tetapi perlu dilakukan secara efisien dan selancar mungkin.

Seperti diketahui, bank sentral AS Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade jelang akhir tahun 2015. hal ini menjadi pertanda adanya siklus pengetatan kebijakan moneter di Amerika secara bertahap ke depannya.

Lagarde menambahkan, untuk sementara negara-negara selain negara maju umumnya harus lebih siap untuk suku bunga yang lebih tinggi. Sebab, dia prihatin tentang kemampuan negara tersebut untuk meredam guncangan.

Dia memperingatkan, kenaikan suku bunga AS dan dolar yang lebih kuat dapat menyebabkan perusahaan default pada pembayaran mereka dan bahwa ini dapat menginfeksi bank dan negara.(rai)

(rhs)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2015/12/31/20/1278489/imf-proyeksi-ekonomi-global-bakal-mengecewakan-di-2016