RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Aksi?ambil untung?oleh pelaku pasar diperkirakan masih mampu menahan penurunan lebih lanjut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada Kamis (28/5). ?Diperkirakan Masih ada aksi?bargain hunting?yang bisa menahan IHSG melemah. Sehingga momentum dapat kembali untuk melanjutkan kenaikan mempertahankan peluang ?di atas 5.300.

Pada perdagangan Rabu (27/5), IHSG ditutup melemah 67,513 poin (1,27%) ke posisi 5.253,388. Sepanjang perdagangan, indeks mencapai level tertingginya di 5.315,503 atau turun 5,398 poin dan mencapai level terendahnya 5.253,388 yang merupakan level penutupan perdagangan Rabu. Sebanyak 92 saham menguat, 216 saham turun, 91 saham stagnan, dan 153 saham tidak ditransaksikan.

Sementara untuk bebebrapa ?saham unggulan yang dapat dipilih, antara lain:? PT Astra Internasional (ASII), PT Bank Negara Indonesia (BBNI), PT Bank Tabungan Negara (BBTN) dan PT Adaro Energy (ADRO).

Saham ASII Jika dilihat harganya saat ini, ?saham ini ?ditransaksikan pada valuasi?price earning?(PE) 2015 sebesar 19,2 kali,?price to book value?(PBV) 2,43 kali serta?return on equity?(ROE) 12,65 persen? Secara teknikal koreksi dan konsolidasi dalam pattern short dan medium uptrend pada saham big cap otomotif dan konglomerasi ini dapat dijadikan kesempatan untuk akumulasi menunggu siklus kenaikan berikutnya. ?Beli dengan trading target Rp 7.725, entry (1) Rp 7.525, entry (2) Rp 7.425, serta cut loss point Rp 7.375.? Koreksi pada pola short?term?dan?medium term uptrend?pada saham perbankan?big cap?BUMN ini terbatas.

Berikutnya ?akumulasi untuk?swing?kembali naik di atas Rp 7.025.?Entry?(1) Rp 6.775,?entry?(2) Rp 6.675, serta?cut loss point?Rp 6.575.? Saham BBNI diperdangkan pada?price earning?(PE) 2015 sebesar 11,5 kali,?price to book value?(PBV) 2,1 kali, serta?return on equity?(ROE) 18,21 persen.? Untuk saham BBTN, konsolidasi meredakan keadaan jenuh beli pada saham perbankan?small cap?BUMN yang bergelut di sektor kredit retail UKM ini hanya merupakan jeda sesaat dalam?pattern short term uptrend ?baru.

Rekomendasi?buy?saham BBTN untuk kontinuasi kenaikan dengan trading target Rp 1.245.?Entry?(1) Rp 1.215,?entry?(2) Rp 1.205, serta?cut loss point?Rp 1.195.? ?Berdasarkan harganya saat ini, saham BBTN ditransaksikan pada?price earning?(PE) 2015 sebesar 8 kali,?price to book value?(PBV) 1,04 kali serta?return on equity?(ROE) 12,9 persen.

Kemudian saham ADRO, ?jika dilihat dari harga sahamnya saat ini, valuasi ADRO berada di?price earning?(PE) 2015 mencapai 9,2 kali, price to book value (PBV) 0,67 kali serta?return on equity?(ROE) 7,12 pesen.? Secara teknis,? pola pattern short dan medium term uptrend, saham produsen batubara ini mulai mengalami proses bottoming.? Rekomendasi ?akumulasi secara moderat untuk skenario breakout dari konsolidasi ke Rp 915. Entry (1) Rp 890, entry (2) Rp 880, serta cut loss point Rp 865.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/ihsg-diperkirakan-melambat-sejumlah-saham-layak-dipertimbangkan-13/