PT Rifanfinancindo – JAKARTA – Pasar modal Indonesia anjlok di sesi I perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 66 poin atau 1,2 persen ke 5.372,83.

Menutup sesi I perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp1,93 triliun dari 3,25 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 13,78 atau 1,5 persen menjadi 923,81, Jakarta Islamic Index (JII) turun 10,81 poin atau 1,4 persen menjadi 744,91, indeks IDX30 turun 7,38 atau 1,5 persen menjadi 498,83 dan indeks MNC36 turun 4,32 atau 1,4 persen menjadi 303,66.

Sementara itu di bursa Asia, indeks Nikkei menguat 383 poin atau 2,3 persen ke 16.744, indeks Hang Seng melemah 95 poin atau 0,4 persen ke 22.815 dan indeks Strait Times melemah 22 poin atau 0,8 persen ke 2.836.

Sektor-sektor, penggerak IHSG seluruhnya melemah. Adapun sektor properti memimpin pelemahan hingga 1,9 persen.

Adapun saham-saham yang berada di jajaran top gainers, antara lain saham PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik Rp330 atau 10,96 persen ke Rp3.340, PT PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik Rp260 atau 10,4 persen ke Rp2.760, dan saham PT (BIKA) naik Rp135 atau 21,8 persen ke Rp755.

Sedangkan saham-saham yang bergerak di deretan top loosers, antara lain saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp850 atau 1,8 persen ke Rp45.550, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp425 atau 0,6 persen menjadi Rp65.375 dan saham Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp425 atau 2,3 persen ke Rp18.275.

(rzy)

Sumber : Okezone