PT Rifan Financindo – JAKARTA – Pasar saham Indonesia pagi ini mengawali pergerakan dari zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 31,05 poin atau 0,6 persen ke level 5.203,88.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka dengan transaksi Rp272,58 miliar dari 254 juta lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 6,85 poin atau 0,8 persen ke 897,9, Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,3 poin atau 0,3 persen ke 714,53, indeks IDX30 naik 2,02 poin atau 0,4 persen ke 479,82, dan indeks MNC36 naik 1,26 poin atau 0,4 persen ke 295,54.

Sektor-sektor penggerak IHSG seluruhnya menguat dengan sektor konsumsi yang memimpin penguatan dengan naik hingga 1,2 persen.

Bursa saham Asia mencatat, Nikkei 225 melemah 124 poin atau 0,74 persen ke level 16.601, Strait times index naik 16 poin atau 0,57 persen di 2.937, dan Hangseng naik tipis di 1.668.

Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.550 atau 2,2 persen ke Rp73.450, saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp475 atau 2,3 persen ke Rp21.450, dan saham PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) naik Rp200 atau 2,0 persen ke Rp10.000.

Sedangkan saham-saham yang bergerak di deretan top losers, antara lain saham PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp150 atau 0,9 persen ke Rp16.050, saham PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) turun Rp135 atau 9,5 persen ke Rp1.285, dan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp75 atau 0,6 persen ke Rp11.925. (DNG)

(rhs)

Sumber : Okezone

Bursa Asia Jatuh Pasca-Pemangkasan Proyeksi Ekonomi Dunia

PT Rifan Financindo – TOKYO – Saham Asia jatuh pada Rabu pagi mengekor pergerakan Wall Street. Hal ini dipengaruhi risiko ketidakpastian global setelah Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan global pasca keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS turun 0,1 persen. Indeks Korea Selatan Kospi .KS11 kehilangan 0,3 persen dan Jepang Nikkei N225 turun 0,7 persen. Kemudian saham Australia melawan tren dan naik 0,4 persen.

“Dolar AS terbukti menjadi pemenang besar dalam periode ketika bank sentral di seluruh dunia berbicara tentang pelonggaran,” tulis Direktur Strategi FX BK Asset Management, Kathy Lien melansir Reuters, Rabu (20/7/2016).

[Baca juga: Brexit, IMF Pangkas Proyeksi Ekonomi Global]

Seperti diketahui, indeks S & P 500 mundur dari rekor tertinggi pada Selasa, sementara indeks Dow Jones naik untuk hari kedelapan berturut-turut, karena investor melihat laporan pendapatan campuran.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,55 persen menjadi 97,093 pada akhir perdagangan Selasa, level tertinggi dalam empat bulan terakhir.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi USD1,1012 dari USD1,1075 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun ke USD1,3092 dari USD1,3266. Dolar Australia turun ke USD0,7505 dari USD0,7596.

Dolar dibeli 106,04 yen Jepang, lebih rendah dari 106,05 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 0,9858 franc Swiss dari 0,9820 franc Swiss, dan beringsut naik ke 1,3034 dolar Kanada dari 1,2945 dolar Kanada.

(rai)

Sumber : Okezone