PT Rifanfinancindo – JAKARTA – Bursa saham Indonesia terus terperosok bertahan di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 76,38 poin atau 1,45 persen ke 5.139,19.

Menutup sesi I perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp3,29 triliun dengan 3,67 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 13,01 poin atau 1,45 persen menjadi 706,79, Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,31 poin atau 1,85 persen menjadi 706,79, indeks IDX30 turun 6,45 poin atau 1,33 persen menjadi 477,51 dan indeks MNC36 turun 4,34 poin atau 1,46 persen menjadi 292,68.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak melemah, dengan sektor tambang turun hingga 2,68 persen.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) naik Rp310 atau 11,52 persen ke Rp3.000, saham PT PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) naik Rp300 atau 5,22 persen ke Rp6.050, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp225 atau 0,38 persen ke Rp60.225.

Sementara saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp300 atau 3,68 persen ke Rp7.850, saham PT Polaris Investama Tbk (PLAS) turun Rp155 atau 9,57 persen ke Rp1.465, dan saham PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 atau 1,89 persen ke Rp7.800.

(rzy)

Sumber : Okezone