JAKARTA – Pergerakan pasar saham Indonesia masih mendapatkan sentimen positif dari akhir pekan kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 5,9 poin atau 0,12 persen ke 4.820.

IHSG dibuka dengan transaksi sebesar Rp23 miliar dari 14,148 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 1,3 poin atau 0,16 persen ke 827, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,1 poin ke 655, indeks IDX30 naik 0,6 poin atau 0,14 persen ke 437, indeks MNC36 naik 0,3 poin atau 0,11 persen ke 271.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, dengan sektor industri dasar naik 0,4 persen. Sementara sektor konsumsi, manufaktur, aneka industri dan perdagangan tercatat masih melemah.

Di Asia, indeks Nikkei naik 120 poin atau 0,72 persen ke 16.955, indeks Hang Seng naik 9 poin atau 0,05 persen ke 20.586, indeks Shanghai turun 13 poin atau 0,47 persen menjadi 2.807 dan indeks Straits Times turun 0,21 persen menjadi 2.796.

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp700 ke Rp96.100, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp250 ke Rp16.800, dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp175 ke Rp71.500.

Sedangkan saham-saham yang berada dalam deretan top losers, antara lain saham PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp125 menjadi Rp6.575, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp125 menjadi Rp43.875, dan saham PT Adira Multifinance Tbk (ADMF) turun Rp50 menjadi Rp4.2750.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/05/30/278/1400992/ihsg-4-820-saham-hmsp-dan-ggrm-jadi-lokomotif-indeks