JAKARTA – Bursa saham Indonesia terus melemah hingga penutupan perdagangan sesi I. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 13,98 poin atau 0,3 persen di 4.729,68.

Menutup perdagangan siang ini, telah terjadi transaksi Rp1,72 triliun dari 2,13 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 1,81 poin atau 0,1 persen ke 810,15, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,75 poin atau 0,1 persen ke 638,14, indeks IDX30 turun 1,3 poin atau 0,3 persen ke 426,46, dan indeks MNC36 turun 0,67 poin atau 0,3 persen ke 265,08.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas melemah, dengan sektor perkebunan dan perdagangan memimpin pelemahan masing-masing turun 0,8 persen. Namun, sektor aneka industri berhasil menguat hingga 0,8 persen.

Sementara pada pasar saham di Asia, indeks Nikkei 145 poin atau 0,9 persen menjadi 16.510, indeks Hang Seng turun 68 poin atau 0,3 persen menjadi 19.741, indeks Shanghai SSE turun 21,85 poin atau 0,77 persen ke 2.821 dan indeks Straits Times turun 11 poin atau 0,4 persen ke 2.756.

Adapun saham-saham yang bergerak di deretan top gainers, antara lain saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp475 atau 0,5 persen ke Rp97.500, saham PT Kino Indonesia Tbk (KINO) naik Rp125 atau 2,1 persen ke Rp5.975, dan saham PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) naik Rp95 atau 9,9 persen ke Rp1.050.

Sedangkan saham-saham yang berada di jajaran top losers, antara lain saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp1.450 atau 3,6 persen ke Rp38.550, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.175 atau 1,6 persen ke Rp72.750, dan saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp300 atau 2,2 persen ke Rp13.275.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/05/24/278/1396387/ihsg-4-729-anjlok-dipimpin-myor-dan-ggrm