JAKARTA Pasar saham Indonesia didera aksi ambil untung, setelah pada akhir pekan kemarin mengalami minggu yang hijau. Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 32 poin atau 0,7 persen menjadi 4.491.

IHSG membuka perdagangan dengan transaksi sebesar Rp25,1 miliar dari 7,5 juta lembar saham diperdagangkan.

Analis Ciptadana Securities, Zabrina Raissa, mengatakan hari ini IHSG akan terkoreksi, namun masih dalam koreksi sehat. Menurutnya, IHSG melemah lantaran regional masih melemah.

“Tapi beberapa indeks malah lebih tinggi penurunannya daripada IHSG. Adanya katalis positif, nampaknya dapat menahan pelemahan IHSG,” kata dia di IDX Channel, Senin (18/1/2016).

Indeks LQ45 turun 9 poin atau 1,1 persen menjadi 774, Jakarta Islamic Index (JII) turun 8 poin atau 1,4 persen menjadi 586, indeks IDX30 melemah 4 poin atau 1,1 persen menjadi 405, dan indeks MNC36 terkoreksi 2 poin atau 1 persen menjadi 252.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak melemah, dengan sektor aneka industri melemah 1,3 persen. Sementara sektor keuangan turun 0,45 persen.

Di Asia, indeks Nikkei turun 222 poin atau 1,3 persen menjadi 16.924, indeks Hang Seng turun 234 poin atau 1,2 persen menjadi 19.286, dan saham PT Straits Times turun 1,05 persen menjadi 2.602.

Adapun saham-saham yang berada dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp75 poin ke Rp13.075, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 ke Rp6.850, dan saham PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) naik Rp50 ke Rp3.850.

Sedangkan saham-saham yang bergerak di deretan top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.025 menjadi Rp55.275, saham PT HM Putra Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.000 menjadi Rp95.300, dan saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp350 menjadi Rp17.025.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/18/278/1290558/ihsg-4-491-dibuka-terhantam-aksi-ambil-untung