JAKARTA – Setelah tiga hari berturut-turut dalam tren positifnya, akhirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tumbang pada perdagangan kemarin. Diperkirakan pelemahan itu akan berlanjut pada hari ini.

Analis dari ReLiance Securities Lanjar Nafi menjelaskan, secara teknikal saat ini telah IHSG kembali break out MA7 dan seakan pulled back pada resistance upper bollinger bands. Indikator stochastic bergerak negatif dari area overbought menuju oversold dengan Momentum RSI yang cukup bearish.

“Sehingga peluang pembalikan arah diakhir pekan cukup tipis dibandingkan peluang melanjutkan pelemahannya. Diperkirakan IHSG akan bergerak mixed terkonsolidasi mencoba menguat diakhir pekan dengan kisaran level 4.515-4.580,” kata Lanjar dalam risetnya, Jumat (8/1/2016).

Seperti diketahui, kemarin IHSG merosot 78,53 poin atau turun 1,7 persen dilevel 4.530. Lanjar mengatakan penurunan tersebut disebabkan banyaknya tekanan dari sentimennya negatif yang sayang dari global. Seperti keputusan World Bank yang kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dari 3,3 persen menjadi 2,9 persen.

Bukan hanya itu, sentimen negatif yang paling parah datang dari China. Dimana bursa China diberhentikan sementara atau disuspensi karena anjlok hingga 7 persen.

“IHSG pun mengikuti dengan ditutup turun cukup dalam. Investor cenderung memperhatikan sentimen luar terutama di Asia setelah bank dunia kembali memangkas pertumbuhan ekonomi dunia. Investor asing pun tercatat net sell sebesar Rp461,8 miliar, yang merupakan net sell pertama di 2016,” imbuhnya.

Gejolak yang terjadi di China juga ternyata berimbas kepada bursa Eropa yang juga turun cukup dalam. Selain itu juga diperparah dengan keluarnya data yang tidak cukup baik. Sentimen-sentimen negatif ini diperikan juga akan menjadi pemberat laju IHSG hari ini.

“Sentimen selanjut diakhir pekan diantaranya Komposisi cadangan devisa di China, Neraca perdagangan di German dan Nonfarm payrolls di Amerika,” pungkasnya.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/08/278/1283398/riset-saham-reliance-securities-sebut-ihsg-lanjutkan-pelemahan