RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Harga minyak mentah jatuh di awal Asia pada sesi Senin karena investor menganalisis laporan PMI dari Tiongkok dan melihat ke depan untuk survei Caixin.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman Desember turun 0,19% menjadi $ 46,31 per barel. Di tempat lain, Di ICE Futures Exchange di London, minyak Brent untuk pengiriman Desember naik 76 sen atau 1,56% pada hari Jumat menjadi ditutup pada $ 49,56 per barel.

Awal yang lemah bagi Tiongkok di kuartal keempat tampak jelas oleh laporan PMI resmi yang dirilis akhir pekan lalu, dimana menunjukkan bahwa ekonomi negara tersebut menunjukkan sedikit respons terhadap pelonggaran moneter tahun ini.

Manufaktur resmi PMI untuk bulan Oktober dirilis pada hari Minggu oleh Biro Statistik Nasional dan China Federation of Logistics and Purchasing, datang dengan pembacaan 49,8, sama seperti September, di bawah level 50 yang menandai kontraksi dan ekspansi.

Produksi minyak global melampaui permintaan menyusul adanya booming di produksi shale AS dan setelah adanya keputusan oleh OPEC tahun lalu untuk tidak memangkas produksi.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-minyak-turun-di-asia-4/