RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Minyak memperoleh kenaikan pada perdagangan Asia hari ini, Rabu (10/6). Ditopang dari perkiraan produksi produk saham yang menunjukkan penguatan.

American Petroleum Institute mengatakan pasokan minyak mentah pekan lalu jatuh 6,7 juta barel dan persediaan bensin menurun 3,9 juta barel, namun indikator permintaan untuk musim panas naik 38.000 barel.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman Juli naik 0,67% di level $60.89 per barel. Di ICE Futures Exchange London, minyak brent untuk pengiriman Juli rally di level $65.08 per barel sejak tanggal 3 Juni, sebelum diperdagangkan pada $64.96, naik $2,27, atau 3,61%.

Menurut Baker Hughes, jumlah pengeboran rig minyak di AS jatuh 4 minggu ke level 642. Pelaku pasar telah berfokus kepada hitungan rig yang menyusut dalam beberapa bulan terakhir. Dari data inflasi Cina yang menguat juga membuat harga minyak ikut terkerek.

Data pemerintah merilis menunjukkan bahwa inflasi Cina untuk Mei naik 1,2%, di bawah ekspektasi untuk 1,3%, indeks harga produsen turun lebih dari yang diperkirakan 4,6% bulan lalu.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-minyak-menanjak/