PT Rifan Financindo – PALEMBANG – Harga minyak dunia ditutup bervariasi pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena pasar sensitif terhadap setiap berita tentang upaya diplomatik negara-negara produsen minyak dalam menyelesaikan kesepakatan pembekuan produksi.

Menurut laporan media, seorang pejabat Nigeria mengatakan pada Selasa bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) kemungkinan akan mencapai konsensus atas kesepakatan pemotongan produksi, untuk pertama kalinya sejak 2008.

Namun demikian, bagian berita terpisah mengatakan bahwa Iran dan Irak mengangkat persyaratan-persyaratan tertentu untuk berpartisipasi dalam kesepakatan pengurangan produksi mereka.

Sensitif terhadap berita tentang kesepakatan pembatasan produksi, pasar melihat perdagangan lebih berfluktuasi selama sesi, dengan harga minyak awalnya naik dan kemudian merosot kembali.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari kehilangan 0,21 dolar AS menjadi menetap di 48,03 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Januari bertambah USD0,22 menjadi ditutup pada USD49,12 per barel di London ICE Futures Exchange.

(rzy)

Sumber : Okezone

 

dolar-as-bergerak-variasi-di-tengah-data-ekonomi-positif-eJy1wI9eUIDolar AS Bergerak Variasi di Tengah Data Ekonomi Positif

NEW YORK – Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah data ekonomi positif dari negara tersebut.

Penjualan “existing-home” (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales/rumah bekas) di AS naik pada Oktober untuk bulan kedua berturut-turut dan melebihi siklus puncak penjualan Juni menjadi laju tahunan tertinggi dalam hampir satu dekade, menurut National Association of Realtors, Selasa.

Total penjualan “existing-home” meningkat 2,0 persen dari angka direvisi naik di 5,49 juta unit pada September ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,60 juta unit pada Oktober, mengalahkan konsensus pasar sebesar 5,42 juta unit.

Para analis mengatakan data positif itu didukung spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga dalam pertemuan Federal Reserve AS pada Desember.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,07 persen menjadi 101,120 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0616 dolar dari 1,0600 dolar, dan pound Inggris merosot ke 1,2396 dolar dari 1,2466 dolar. Dolar Australia naik menjadi 0,7395 dolar dari 0,7348 dolar.

Dolar dibeli 111,23 yen Jepang, lebih rendah dari 111,25 yen di sesi sebelumnya. Dolar naik tipis menjadi 1,0119 franc Swiss dari 1,0107 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3448 dolar Kanada dari 1,3439 dolar Kanada.

(rzy)

Sumber : Okezone