JAKARTA – Komisi Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) menilai jika pemerintah tidak ingin menurunkan kembali harga bahan bakar minyak (BBM), pasca-anjloknya harga minyak sekira USD30 per barel, anjloknya harga minyak bisa dijadikan opsi pemerintah menggantikan BBM jenis premium atau solar dengan BBM yang lebih berkualitas.

Direktur Eksekutif KPBB Ahmad Safrudin mengatakan, selama ini kualitas BBM yang diberikan pada pengguna kendaraan bermotor terlalu rendah dengan harga yang sebenarnya bisa memperoleh kualitas BBM yang tinggi.

KPBB menilai jika pemerintah mempertahankan harga di kisaran Rp6.000, artinya pemerintah mampu menjual BBM kualitas EURO 4.

“Jika pemerintah mempertahankan harga BBM saat ini, sebaiknya regulasinya dihapuskan saja. Karena yang dijual dengan yang didapatkan masyarakat tidak sesuai,”jelas Ahmad kepada Okezone.

Ahmad mengatakan, jika mengacu pada harga minyak dunia USD30 per barel maka harga EURO 4 per liter di kisaran Rp6.500-Rp6.000 per liter. Jika demikian, pemerintah perlu lakukan penyesuaian kualitas.

Meskipun harga BBM premium Rp6.950 per liter dan solar Rp5.900 per liter, tidak diturunkan, bisa beroleh bensin berkualitas di atas premium dan solar. “Tidak menurunkan harga BBM, tapi kualitas harus dinaikkan. Sekarang momentnya,” ujarnya.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/18/320/1291300/harga-minyak-anjlok-jadi-peluang-impor-bensin-euro-4