NEW YORKMinyak mentah AS anjlok di bawah USD30 per bareluntuk pertama kalinya dalam 12 tahun yang berarti sudah masuk ke tingkat yang mengancam kelangsungan hidup banyak perusahaan shale AS.

Jatuhnya harga minyak dipicu oleh kekhawatiran tentang banjir pasokan dan melemahnya permintaan China sebagai negara konsumen terbesar kedua di dunia.

Melansir Reuters, Rabu (13/1/2016), minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menyentuh harga terendah USD29,93 per barel. Di London harga juga jatuh, dengan patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari berakhir turun 69 sen menjadi 30,86 dolar AS per barel.

Para analis memang sudah memperingatkan harga minyak dapat menyentuh USD20 per barel. Bahkan, Standard Chartered mengataan minyak mentah dapat anjlok hingga USD10 per barel.

Parahnya, perusahaan energi terbesar di dunia mengakui mungkin butuh waktu bertahun-tahun sebelum harga kembali. Harga minyak mentah AS berjangka yang diperdagangkan diprediksi di bawah USD50 hingga 2021.

Sementara itu, perusahaan minyak dan gas raksasa Inggris BP Plc (BP.L) akan memangkas lima persen dari tenaga kerjanya dalam menghadapi kemerosotan lanjutan sementara minyak dunia. Perusahaan Brasil Petrobras (PETR4.SA) juga memotong rencana investasi untuk ketiga kalinya dalam enam bulan terakhir.(rai)

(rhs)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/13/320/1286860/harga-minyak-anjlok-di-bawah-usd30-per-barel