Rifan Financindo – PALEMBANG – Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah karena data pekerjaan sektor swasta. Hal tersebut mendorong dolar Amerika Serikat (AS) menguat di tengah meningkatnya ekspektasi untuk kenaikan suku bunga berikutnya pada Juni.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD5,3 atau 0,42 % menjadi menetap di USD1.270,10 per ounce. Menurut data yang dirilis, perusahaan-perusahaan swasta AS menambahkan 253.000 pekerjaan pada Mei, sebuah indikasi kinerja ekonomi yang lebih baik dari perkiraan.

Hal ini memperkuat harapan bahwa Federal Reserve AS akan kembali menaikkan suku bunga utamanya selama pertemuan Juni, yang pada gilirannya akan mendorong nilai dolar AS lebih tinggi.

Indeks dolar AS naik 0,33 % menjadi 97,17 pada pukul 16.46 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Saat dolar naik, emas berjangka akan turun.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average AS naik 75,99 poin atau 0,36 % pada pukul 16.56 GMT. Ketika ekuitas menguat, emas berjangka biasanya turun.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 12,5 sen atau 0,72 %, ditutup pada 17,288 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 21,3 dolar AS, atau 2,24 %, menjadi menetap di 929 dolar AS per ounce.

(rzk)

Sumber : Okezone

Rifan Financindo