RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perdagangan bursa komoditas berjangka di hari Selasa(13/10), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih rendah setelah dirilisnya laporan ekonomi Tiongkok pada pagi ini.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Desember terpantau turun sebesar 0.59% di level $1.157.60 per troy ounce di divisi Comex, AS. Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Desember terpantau turun sebesar 0.84% di level $15.730 per troy ounce.

Harga emas terlihat mendapat tekanan dengan diperdagangkan di zona negatif pada pagi ini, setelah dirilisnya laporan ekonomi Tiongkok. Dalam sebuah laporan resmi yang dirilis oleh CGAC menyebutkan bahwa surplus neraca perdagangan Tiongkok telah turun, yang disesuaikan secara musiman menjadi 59.4B di bulan September dari 60.2B di bulan Agustus.

Di waktu yang bersamaan, CGAC menyebutkan bahwa aktifitas ekspor telah alami penurunan sebesar 1.1% di bulan September yang dilanjutkan dengan penurunan sebesar 17.7% pada sektor impor wilayah Tiongkok.

Sementara itu, pergerakan harga emas nantinya diperkirakan akan kembali bergejolak disaat pasar dihadapkan dengan serangkaian laporan inflasi di wilayah zona euro dan Inggris, ketika memasuki waktu perdagangan Eropa.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-tertekan-di-sesi-pagi-2/