RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas jatuh tipis pada perdagangan Asia di Senin (26/10) pagi, seiring investor yang berfokus kepada rapat kebijakan bank sentral pada pekan ini.

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Desember turun 0.10% menjadi $1.162.80 troy ons. Bank sentral Tiongkok (PbOc) memangkas suku bunga acuan ke titik persentase 4,35% pada hari Jumat pekan lalu, dimaksudkan langkah-langkah tersebut bertujuan untuk merangsang kegiatan ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan. Kali keenam yang dipotong selama 12 bulan, memicu kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi melemah lebih dari yang diharapkan di saat ini.

Kebijakan tersebut datang beberapa hari setelah data pemerintah Tiongkok menunjukkan pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga melambat 6,9%, pertama kalinya sejak krisis keuangan global bahwa produk domestik bruto negara itu telah tumbuh kurang dari 7%. Seperti duketahui, bangsa Asia adalah konsumen tembaga terbesar di dunia, hampir 40% dari konsumsi dunia di tahun lalu.

Pekan lalu, emas berjangka turun drastis dibayangi penguatan dolar AS. Greenback melonjak terhadap euro, setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi menandai lebih lanjut pelonggaran moneter untuk zona euro di bulan Desember. Komentar tersebut muncul pasca konferensi pers pada hari Kamis.

Sementara itu, pasar mulai mengalihkan perhatian terhadap kebijakan Federal Reserve pertemuan di minggu ini, investor telah mencoba untuk mengukur kapan Fed akan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade setelah laporan ekonomi terbaru menawarkan data beragam ekonomi AS.

Pelaku pasar juga akan menunggu perkiraan pertumbuhan kuartal ketiga dari AS pada hari Kamis guna mengukur kekuatan ekonomi. Pada perdagangan logam lainnya di Comex, perak berjangka untuk pengiriman Desember naik 0.03% menjadi $15.815 troy ons, sementara tembaga untuk pengiriman Desember jatuh 0.13% menjadi $2.346 per pound, dipicu dari kekhawatiran tentang masa depan permintaan dari konsumen Tiongkok.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-terpukul-tipis/