Rifan Financindo – Palembang -Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit menguat pada Senin (Selasa pagi WIB), karena pasar saham yang telah mencapai rekor tertinggi mengalami penurunan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik tipis 40 sen AS atau 0,03%, menjadi ditutup pada USD1.280,90 per ounce.

Senat yang dikendalikan oleh Partai Republik minggu lalu mengeluarkan sebuah resolusi anggaran untuk tahun fiskal 2018, yang dianggap sebagai langkah besar guna mendorong reformasi pajak Presiden Donald Trump tanpa dukungan dari Demokrat.

Resolusi tersebut akan memungkinkan pemerintahan Trump menambahkan USD1,5 triliun ke defisit selama satu dekade.

Indeks dolar AS, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,11% menjadi 93,90 pada pukul 17.16 GMT.

Sementara dolar AS tetap kuat, emas terus tergelincir pada awal perdagangan Senin.

Namun, ekuitas mulai melemah setelah mencapai rekor tertinggi, yang pada gilirannya mendukung emas berjangka.

Dow Jones Industrial Average pertama kali naik, menambahkan 10,01 poin, atau 0,04% menjadi 23.338,64 poin pada pukul 17.26 GMT. Tapi kemudian diperdagangkan di wilayah negatif, dengan S&P 500 dan Nasdaq mengikuti penurunan tersebut.

Bila ekuitas mengalami kerugian, emas biasanya naik.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 0,3% atau 0,02%, menjadi ditutup pada USD17,075 per ounce. Platinum untuk penyerahan Januari berikutnya naik tipis 40 sen atau 0,04%, menjadi menetap di USD927,20 per ounce.

(dni)

Sumber : Okezone

Rifan Financindo