RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas masih dalam kesulitan untuk memulihkan penguatannya pada perdagangan awal pekan, Senin (28/9).

Divisi New York Merchantile Exchange, spot emas untuk pengiriman Desember turun 0.7% di level 1146.70 per troy ons, seiring dari Gubernur Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bank sentral AS masih terbuka lebar untuk menaikkan suku bunganya di tahun ini.

Ditambah pula dengan dukungan data seperti PDB AS yang alami kenaikan 3,9 persen pada kecepatan di kuartal kedua, naik dari kuartal sebelumnya. Saat ini Fed juga menunda kenaikan suku bunga dan sempat memicu gejolak pasar global.

Malam nanti, beberapa pejabat Fed dijadwalkan untuk berbicara mengenai kenaikan suku bunga dan juga inflasi, guna menjadi kebijakan moneter AS. Pedagang bullion juga akan memonitor data ekonomi. SPDR emas Trust, saham emas terbesar di dunia yang didukung dana di bursa, mengatakan kepemilikan naik 0,57 persen untuk 684.14 ton pada Jumat lalu. Pada perdagangan Comex lainnya, perak berjangka turun -0.40% di level 15.050, tembaga berbalik naik 0.32% di level 2.287. Saham Asia berjuang untuk traksi pada hari Senin setelah kinerja di Wall Street pada akhir minggu lalu yang membosankan.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-masih-meredup-2/