RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pergerakan harga bursa komoditas logam berjangka hari Selasa(7/4), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih rendah dengan bergerak di wilayah negatif menjelang pernyataan dari Bank Sentral Australia.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Juni telah mengalami penurunan sebesar 0.50% dengan diperdagangkan di level $1.212.50 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pagi ini telah bergerak menyentuh level $1.211.10 untuk sesi terendah harian dan level $1.215.90 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan pergerakan perak berjangka pengiriman Mei telah turun sebesar 1.41% di level $16.868 per troy ounce dimana harga perak telah bergerak menyentuh level $16.803 untuk sesi terendah harian dan level $16.978 untuk sesi tertinggi harian.

Di sebelumnya harga emas masih bertahan untuk berada di level tinggi 7 minggu setelah laporan pasar tenaga kerja AS telah mendongkrak pergerakan logam mengalami penguatan. Melambatnya pertumbuhan pasar tenaga kerja tersebut telah mengisi perkiraan pasar bahwa kenaikan suku bunga di wilayah Amerika akan kembali ditunda.

Sementara itu, pergerakan harga emas pada hari ini juga berpeluang mengalami pergeseran kembali ketika pasar menanti laporan dari Bank Sentral Australia. Jika pernyataan yang dikeluarkan oleh Bank Sentral Australia bersifat ?hawkish? maka peluang harga emas alami kenaikan dapat terjadi dan justru menekan dollar AS melemah mengingat pergerakan keduanya cenderung berlawanan.

Namun sebaliknya jika pernyataan Bank Sentral Australia bersifat ?dovish? maka hal ini berpotensi mendorong harga emas alami penurunan.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-dan-perak-tertekan-jelang-rba/