BALI– Pertumbuhan sektor properti di Bali disambut positif pemerintah setempat. Bali yang terkenal akan kekentalan adat istiadatnya selalu membuat para wisatawan yang berkunjung jatuh cinta dan berhasil menjadikan Bali sebagai obyek wisata Internasional.

Tak heran jika pengembang properti agresif menggarap pulau Dewata itu dengan produk-produk kondotel dan residensial. Grup Ciputra misalnya, berencana mengembangkan suatu proyek besar di Tabanan, Bali, di atas area seluas 80 ha dengan pesisir pantai sepanjang 1,7 km. (Baca juga: Tarik Minat Investor, Pengembang Ini Tiru Business District di Tokyo)

Dengan jarak tempuh 45 menit dari bandara melewati daerah di mana budaya asli Bali masih dapat dijumpai, resor dan kawasan residensial ini tentunya akan menjadi istimewa. Pembangunan ini akan menjadi masa depan Bali, karena Perseroan berkomitmen untuk menjadi operator resor terbaik dan membangun kawasan residensial terkemuka.

Meski demikian, Kabupaten Tabanan memiliki cara khusus demi melestarikan budayanya agar mampu beradaptasi dengan pertumbuhan berbagai sektor. Salah satunya dengan menggelar Pesta Kesenian Budaya Kabupaten Tabanan.

?Kita harus memiliki semangat untuk membangun nafas budaya,? jelas Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Eka mengungkapkan, melalui kegiatan yang merupakan agenda tahunan Kab. Tabanan ini diharapkan dapat menjadi landasan agar masyarakat Tabanan selalu mencintai budayanya. (Baca juga: Kejar Target Pendapatan, Ciputra Luncurkan Perumahan di Batam)

?Kita harus bangga pada kekayaan budaya kita yang tidak ada habis-habisnya, kita harus terus menggalinya dan agar tidak terkubur oleh zaman,?pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Wayan Adnyana mengatakan, Pesta Seni Budaya ke 38 ini sebagai cara melestarikan dan menggali potensi budaya Kab. Tabanan.

(rzk)

Sumber : Okezone