Rifan Financindo – PALEMBANG – Kontrak emas berjangka di divisi New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi, seiring The Federal Reserve yang menaikkan suku bunga acuannya. The Fed menaikkan suku bunga ke kisaran 1%-1,25% dan membalikkan penurunan emas berjangka.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik USD7,3 atau 0,58%, menjadi USD1.275,90 per ounce. Emas telah jatuh dalam lima sesi terakhir, karena ekspektasi luas bahwa The Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga acuannya.

Sebuah laporan menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen untuk Semua Konsumen Perkotaan (CPI-U) di AS mengalami penurunan 0,1% pada Mei, dalam basis disesuaikan secara musiman.

Di sisi lain, perkiraan awal penjualan ritel dan jasa makanan AS untuk Mei 2017, yang mencapai USD473,8 miliar turun 0,3% dari bulan sebelumnya. Para analis mengatakan tren pelemahan baru-baru ini mungkin memberi ruang bagi The Fed untuk terus menaikkan suku bunga secara bertahap.

Selain itu, indeks dolar AS turun sebesar 0,36% menjadi 96,65. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Saat dolar turun, emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar AS menjadi lebih murah bagi investor.

Sementara perak untuk pengiriman Juli naik 36,9 sen atau 2,2%, menjadi menjadi USD17,138 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik USD27,7 atau 3% menjadi USD951,90 per ounce.

(mrt)

Sumber : Okezone

Rifan Financindo