Harga Emas turun ke harga termurahnya sejak Mei 2013 oleh menguatnya Dolar AS sehingga menggerus daya pikat Emas sebagai pilihan investasi.

Emas menjadi korban menguatnya Dolar AS, ditengah ekspektasi perekonomian AS akan terus berkembang. Sehari sebelumnya, harga emas melorot hingga menyentuh harga termurahnya pada 23 April 2010. Menguatnya Dolar AS ke posisi terkuatnya dalam lima tahun terakhir ini terhadap 10 mata uang besar dunia lainnya, isyaratkan kondisi ekonomi domestik AS yang terus membaik.

Sementara itu, dari perbandingan harga terhadap komoditi lainnya, menunjukkan bahwa harga emas saat ini masih cukup mahal dibandingkan perbandingan harga komoditi minyak dan perak sekalipun. Berpijak pada perbandingan tersebut, investor diharapkan lebih memperhatikan jumlah kepemilikan ETP ? (exchange-traded products) yang berbasis emas, melihat kemana arah harga emas akan bergerak. Saat ini, kepemilikan asset ETP secara global mengalami penurunan yang tajam hingga keposisi terendahnya sejak September 2009.

Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Desember berakhir turun 0.3 persen ke $1,142.60 per ons di bursa Comex ? New York, melanjutkan penurunan secara beruntun dalam tujuh hari ini. Harga emas sempat menyentuh ke $1,137.10 yang merupakan harga termurah dalam 54 bulan terakhir.

Terjadi divergensi ekonomi, baik di AS, Eropa dan Jepang. Hal ini mendorong penguatan Dolar AS pula. Sedikit sekali rakyat AS yang dipecat, dan produktifitas industry mengalami peningkatan pula. Data terkini dari pemerintah AS menunjukkan bahwa kondisi lapangan kerja AS membaik. Sementara di Eropa sendiri, Mario Draghi, Presiden European Central Bank tetap berkomitmen melanjutkan kebijakan stimulusnya.

Tahun ini, diperkirakan harga emas akan berakhir menurun, untuk pertama kalinya sejak 1998 akan terjadi penurunan tahunan secara beruntun kembali. Tahun lalu, harga emas ditutup minus 28 persen setelah terpukul dengan kenaikan yang terjadi di pasar saham dan inflasi yang terjaga rendah. Jumlah kepemilikan ETP di 2013, dilepas 869 ton senilai lebih dari $73 milyar. Tahun ini, harga emas telah melorot sebesar 5 persen, dimana Dolar AS menguat 7,7 persen terhadap mata uang besar lainnya.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/emas-korban-menguatnya-dolar-as/