PT Rifan Financindo – CHICAGO – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena pelemahan dolar AS memberikan dukungan terhadap logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD5,4 atau 0,4 persen, menjadi menetap di USD1.346,7 per ounce.

Logam mulia mendapat dukungan karena indeks dolar AS turun 0,21 persen menjadi 96,17 pada pukul 17.00 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

?[Baca juga: Dolar AS Melemah Setelah Reli Selama Empat Sesi]

Perdagangan teknis juga mendukung logam mulia karena para investor berbondong-bondong ke emas setelah emas menembus tingkat dukungan penting (key-support level). Namun, para analis percaya bahwa penguatan tersebut cenderung berumur pendek.

Pasar ekuitas AS berdampak kecil terhadap logam mulia karena mereka sebagian besar tetap tidak berubah. Para pedagang juga menunggu rilis indeks harga produsen dan penjualan ritel pada Jumat.

Perak untuk pengiriman September bertambah 4,5 sen, atau 0,23 persen, menjadi ditutup pada USD19,85 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD4,5, atau 0,39 persen, menjadi ditutup pada USD1.159,9 per ounce.

(rai, Rifan Financindo)

Sumber : Okezone