JAKARTA – PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) hingga kuartal I-2016 telah menyerap belanja modal sebesar 25 persen dari alokasi total capex tahun ini senilai Rp500 miliar.

Corporate Secretary BWPT, Rudy Suhendra, menjelaskan tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp400 miliar hingga Rp500 miliar. Jika alokasi capex telah terserap 25 persen, maka setidaknya dana yang telah digunakan sekitar Rp100 miliar hingga Rp125 miliar.

?Kuartal I tahun ini sudah terserap 25 persen dari capex. Jumlah tersebut sebagian digunakan untuk pembangunan pabrik di Kalimantan Barat yang apabila tidak ada hambatan akan beroperasi pada kuartal IV tahun ini,” kata Rudy di Jakarta.

Perseroan mengaku optimis bisa mengejar target peningkatan produksi CPO sebesar 6 persen. Optimisme ini didukung oleh usia masa tanam milik emiten perkebunan tersebut yang diperkirakan lebih dari 75 persen sudah memasuki usia panen. Nantinya produktivitas tandan buah segar (TBS) juga diprediksi akan meningkat.

“Tren produksi buah BWPT mengikuti tren pertumbuhan eksponensial yang saat ini masih dibawah tren karena curah hujan yang buruk,” jelasnya.

Namun fase hujan dan la nina akan berakhir dan dapat dipastikan produksi akan naik dan kembali ke tren. Kenaikan tersebut juga akan meningkatkan arus kas, yang saat ini dijaga dengan memperlambat penanaman dan fokus ke suistanabillity khususnya pembangunan pabrik.

(dni)

Sumber : Okezone